Sumatera 

Atasi Permainan, Pergub Harga Sawit Swadaya Diminta Segera Disahkan

Atasi Permainan, Pergub Harga Sawit Swadaya Diminta Segera Disahkan
Ilustrasi petani swadaya sedang menimbang hasil panen (Facebook)

Jakarta, Elaeis.co - Tokoh muda Kabupaten Nagan Raya, Mukhtar, meminta Gubernur Aceh untuk segera menandatangani peraturan gubernur (pergub) tentang pembelian dan penetapan harga kelapa sawit petani swadaya.

Menurut Mukhtar, jika Gubernur Aceh telah menandatangani peraturan tersebut maka permainan harga yang membuat harga sawit merosot akan bisa ditekan.

“Itu peraturannya sudah final pembahasannya, kita mendesak agar pergub tentang penetapan dan pembelian harga sawit segera ditandatangani oleh Gebernur Aceh,” katanya dikutip AJNN.net.

Ia menyebutkan, jika pergub tersebut sudah lahir maka akan memberikan perlindungan dan kepastian harga kepada petani kelapa sawit, sehingga masyarakat atau petani sawit akan sejahtera. 

Selain itu, kata Mukhtar, kehadiran pergub tersebut juga akan mencegah terjadinya permainan harga di pabrik kepala sawit yang ada di Aceh. Oleh karena itu, Pergub tentang penetapan dan pembelian harga sawit menjadi harapan masyarakat, karena hadirnya aturan itu menjawab persoalan yang timbul dalam pembelian harga sawit.

“Jangan sampai pergub itu hanya dibahas saja tetapi tidak ditandatangani oleh gubernur. Apalagi ketika harga pasar minyak CPO meningkat, justru pembelian harga sawit di Aceh merosot, kan itu tidak baik,” ucapnya. 

Mukhtar mengungkapkan, berdasarkan data statistik perkebunan, jumlah petani sawit di Aceh kurun waktu 2015, 2016, 2017 masing-masing 119.890 orang, 123.644 orang, dan 127.155 orang. Adapun jumlah tenaga kerja di sektor itu mencapai 75.030 jiwa pada 2017, sedangkan  luas lahan kelapa sawit di Aceh seluas 321.903 hektar yang terbagi atas perkebunan rakyat, negara, dan swasta.

"Dari data tersebut sudah jelas, tiap tahun semakin meningkat. Lahan yang luas dipastikan produksi juga meningkat, bagi petani sawit tentu harus menjaga kualitas. Aapabila sudah ada pergub, masyarakat akan terjamin ekonominya,” tutupnya.


 

Editor: Rizal