Kuala Pembuang, elaeis.co - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, mencatat sebanyak 1.526 Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) telah diterbitkan untuk petani di wilayah tersebut sejak STDB elektronik diluncurkan. Jumlah ini menunjukkan petani sudah mulai menyadari untuk melengkapi dokumen tersebut, termasuk juga petani kelapa sawit.
"Alhamdulillah, minat dan kepercayaan petani mulai meningkat untuk pengurusan STDB itu," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Albidinor kepada elaeis.co, Selasa (21/1).
Menurutnya, tingginya minat petani ini sejak diluncurkannya sistem pengurusan STDB secara elektronik atau online. Sebelumnya petani harus mengurusnya secara offline atau langsung ke kantor dinas terkait.
"Sejak dilounching E-STDB tanggal 5 Agustus 2024 kemarin, sangat antusias petani karena dapat memangkas biaya transportasi dan akomodasi ke ibukota kabupaten," jelasnya.
Untuk diketahui, dari data yang dipaparkan Albidinor, sampai saat ini total ada sebanyak 3.229 petani yang telah terdaftar dalam pengurusan STDB tersebut. Kemudian luas kebun 4.088 hektar. Lalu ada kebun seluas 3.031,16 hektar yang merupakan poligon dan dalam proses terbit STDB. Serta kebun seluas 4.973,35 hektar untuk keseluruhan 1.526 STDB telah diterbitkan.
Secara nasional, khusus untuk perkebunan kelapa sawit, sudah sebanyak 80.867 petani kelapa sawit sudah mengurus STDB, dengan luas kebun sekitar 490.072,13 hektar.
Bisa Secara Online, Minat Petani Urus STDB di Seruyan Meningkat
Diskusi pembaca untuk berita ini