SEKAYU, elaeis.co - Hebat betul ratusan warga dari dua desa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Hanya dengan menggelar satu kali demonstrasi, tuntutan mereka labgsung diranggapi oleh perusahaan sawit yang didemo.
Ceritanya begini! Sejak 1 Agustus 2024 lalu, seperti dikutip elaeis.co dari berbagai sumber, masyarakat dari Desa Muara Merang dan Desa Mangsang yang ada di Kecamatan Bayung Lencir melakukan aksi penutupan jalan menuju dan keluar daei area perkebunan kelapa sawit milik PT PWS.
Aksi itu dilakukan sebagai upaya untuk menuntut hak plasma sebanyam 20 persen dari luas hak guna usaha (HGU) yang dimiliki perusahaan yang sudah beroperasi sejak 39 tahun yang lalu di dua desa tersebut.
Dalam aksi tersebut, warga bertekad akan menyanpaikan tuntutan mereka ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika pihak PT PWS tidak kunjung memenuhi tuntutan hak plasma yang disuarakan warga.
Pihak PT PWS sendiri diketahui sempat melaporkan aksi blokir jalan oleh warga dari dua desa itu ke pihak kepolisian, dan hal itu sempat disayangkan oleh masyarakat.
Perwakilan Ketua Forum Desa Muara Merang, dan Desa Mangsang, Dedy Irawan, sepetti dikutip dari detik sumbagsel, mengatakan bahwa PT PWS membuat laporan polisi atas aksi yang dilakukan warga.
"Kita mau tanyakan warga tidak melakukan aksi anarkis, warga tidak mengacuhkan mobil PT PWS," ujar Dedy Irawan.
"Warga hanya menghadang karena sedang aksi untuk meminta hak warga Muara Merang, dan Desa Mangsang, agar PT PWS mengeluarkan plasma 20 persen. Kenapa warga dilaporkan?," tanya Dedy Irawan.
Hebat Warga Muba, Sekali Demo Langsung Dikabulkan Perusahaan Sawit
Diskusi pembaca untuk berita ini