Serba-Serbi 

Penjual Airsoft Gun ke Pengemudi Fortuner Koboi Jadi Tersangka

Penjual Airsoft Gun ke Pengemudi Fortuner Koboi Jadi Tersangka
Pengemudi Fortuner Koboi Jadi Tersangka. Net

Elaeis.co - Polda Metro Jaya kembali menetapkan satu orang tersangka dalam kasus pengemudi fortuner bersenjata api, MFA di Duren Sawit. Dia berinisial AM yang diduga menjual pistol jenis air gun dan airsoft gun kepada MFA.

"Kita kembangkan lagi, kemarin sudah kita lakukan penggeledahan hasil pengembangan, satu orang kita tetapkan sebagai tersangka yaitu inisial AM alias S," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (7/4).

Yusri menyebut, MFA membeli secara langsung air gun tersebut dari AM beberapa bulan lalu. "Ini pengembangan dari saudara MFA bahwa dia membeli dari AM alais S," ujarnya.

Polisi tengah mendalami hubungan antara AM dan MFA. "Beli langsung, ketemu langsung. Makanya masih kita dalami (kenal apa enggak)," ungkapnya.

Atas perbuatannya itu, AM pun dikenakan Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951, sama seperti MFA sebelumnya.

MFA saat itu terekam kamera menunjukkan pistol ke hadapan pengguna jalan. Belakangan diketahui, jenis pistolnya adalah airsoft gun.

Perselisihan antara MFA dengan pengguna jalan lain berawal dari kecelakaan yang terjadi di Jalan Kolonel Sugiono pada Jumat 2 April 2021, sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, MFA mengendarai Toyota Fortuner dengan pelat nomor B1673.

MFA menabrak dari belakang pengendara roda dua yang hendak berbelok. Padahal, pengendara itu sudah memberikan tanda-tanda dengan menghidupkan lampu sein.

Saat itu, MFA bukannya minta maaf malah marah-marah dan mengacungkan pistol ke arah pengguna jalan.

Aksinya tersebut sontak menyedot perhatian pengendara lain, salah satunya pengemudi ojek online dengan sigap mengabadikan sikap arogan pengemudi Toyota Fortuner dengan kamera ponsel. Rekaman video itupun viral di media sosial.

MFA telah ditetapkan sebagai tersangka atas penyalahgunaan pistol. MFA disebut tak mengantongi izin kepemilikan dua pistol berjenis air soft gun dan air gun.

Meski memiliki kartu klub menembak, namun polisi menyatakan kartu yang dipegang oleh MFA dipastikan tidak sah karena dikeluarkan oleh klub yang telah dibekukan. Atas perbuatannya MFA ditahan di Polda Metro Jaya.

Merdeka.com

Editor: Sany Panjaitan