Komunitas 

Poktan calon Mitra PKS Dibentuk, Rendemen Sawitnya Akan Diuji

  • Reporter Bayu
  • 08 Oktober 2021
Poktan calon Mitra PKS Dibentuk, Rendemen Sawitnya Akan Diuji
Ilustrasi (Facebook)

Pasirpangaraian, Elaeis.co - DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Rokan Hulu (rohul) saat ini tengah membentuk kelompok tani (poktan) di enam desa potensial. Nantinya, kelompok tani tersebut akan difasilitasi untuk bermitra dengan pabrik kelapa sawit (PKS). 

"Kami sudah bentuk rancangan poktan di enam desa untuk diajukan kerja sama dengan perusahaan PKS. Langkah ini untuk menindaklanjuti lampiran Peraturan Gubernur (pergub) Riau nomor 77 tahun 2020 tentang harga sawit petani swadaya," kata Sekretaris DPW APKASINDO Rohul, Parlin Siregar kepada Elaeis.co, Jumat (8/10/2021).

Enam desa potensial tersebut adalah Mahato, Muara Dalam, Kelurahan Ujung Batu, Batang Kumu, Kabun, dan Rokan Timur.

"Kemarin yang di Ujung Batu dan Mahato sudah dibentuk kelompoknya. Tinggal nanti membuat dasar hukumnya, dasar hukum pertama itu akta dari kepala desa, baru nanti ke notaris, setelah itu ke Kemenkumham," jelasnya. 

Parlin menambahkan, pembentukan poktan ini menjadi salah satu program prioritas Syafaruddin Poti sebagai Ketua DPW APKASINDO Rohul terpilih periode 2021-2026, .

"Di bawah ketua baru nanti, paling tidak tahun ini sudah bisa tanda tangan kontrak dengan perusahaan, atau paling tidak uji rendemen terhadap poktan itu dilakukan," paparnya. 

Menurutnya, dengan dibentuknya poktan dan bermitra dengan perusahaan, diharapkan nantinya harga TBS sawit yang diperoleh petani akan lebih baik dari petani swadaya lainnya. 

"Upaya yang kita lakukan adalah bagaimana supaya bisa bekerja sama dengan PKS, sehingga harga yang didapatkan petani tidak jauh beda dengan harga yang ditetapkan pemerintah," tukasnya. 

"Sesuai dengan Pergub Riau Nomor 77/2020, nantinya harus dilakukan uji rendemen dulu terhadap sawit yang dihasilkan kelompok tani itu. Apakah di bawah 20 persen atau di atas 20 persen. Karena kita tidak tahu bibit yang mereka pakai," pungkasnya.


 

Editor: Rizal