Iptek 

Potensi Ethanol Indonesia Terbesar di Dunia

Potensi Ethanol Indonesia Terbesar di Dunia
Peneliti ICCT, Tenny Kristiana saat menjelaskan potensi limbah sawit Indonesia menjadi Ethanol. Foto: Ist

Jakarta, elaeis.co - Kalau project Cellulosic Ethanol ini jadi dan 158 unit kilang Biohidrokarbon penghasil Industrial vegetable Oil (IVO) sudah beroperasi, maka 27?ri kebutuhan bensin dalam Negeri, sudah tak perlu diimpor lagi. 

Sebab kata peneliti International Council on Clean Transportation (ICCT), Tenny Kristiana dalam webinar #Let'sTalkAboutPalmOil yang dipandu oleh Wakil Ketua Umum GAPKI, Togar Sitanggang kemarin, bahwa di Indonesia ada 30 juta ton batang pohon sawit, tandan kosong dan serat yang bisa menghasilkan 2 miliar liter etanol saban tahun. 

Itu jika pemerintah mau membangun 10 fasilitas dengan kapasitas produksi masing-masing, 70 juta liter per tahun. 

Angka ini melampaui kapasitas Cellulosic Ethanol yang ada di dunia meski jumlah itu, hanya setara dengan 4% permintaan bensin pada 2019. "Kalau biomassa ini dikelola, hanya membutuhkan subsidi maksimal Rp7 ribu perliter," katanya. 

Adapun dampak dari penggunaan bahan baku limbah ini kata Tenny, impor bahan bakar akan berkurang, industri baru dan tentunya lapangan kerja baru akan muncul dan penghematan Gas Rumah Kaca (GRK) juga akan terjadi. 

Di Asia, Jepang, sudah membikin pabrik Cellulosic Ethanol ini. Saban tahun ada sekitar 1,4 juta liter didapat dari olahan limbah kayu. 

Di Thailand, pabrik semacam ini juga ada, bisa menghasilkan sekitar 3 juta ton setahun.   


 

Editor: Abdul Aziz