Sumatera 

Riau Jaga Harga TBS di Atas Terus

Riau Jaga Harga TBS di Atas Terus
Kepala Dinas Perkebunan Propinsi Riau Ir Zulfadli. Foto: Ivo

Pekanbaru, Elaeis.co - Meningkatnya harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar global menyebabkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit ikut naik. Di Riau, pekan ini harga TBS mencapai Rp 2.814/kg, naik sekitar Rp 9 dibanding pekan sebelumnya.

Kepala Dinas Perkebunan Propinsi Riau Ir Zulfadli mengatakan, kenaikan harga TBS telah meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, khususnya petani sawit. “Kenaikan harga memberikan keuntungan bagi petani sawit,” katanya kepada Elaeis.co, Selasa (14/9) malam.

Pemprov Riau lewat Dinas Perkebunan Propinsi Riau, katanya, akan terus melakukan langkah kongkrit agar produk TBS dari daerah ini bisa terus memenuhi kebutuhan pasar dunia sehingga harga TBS tetap aman.

Diantaranya adalah melaksanakan program peningkatan produksi sawit, serta budidaya sawit berkelanjutan yang memperhatikan aspek lingkungan dan budaya sehingga terhindar dari kesan negatif.

Upaya kedua adalah memberikan kenyamanan kepada petani swadaya sebagai pemilik lahan dengan menetapkan harga yang berkeadilan. Langkah ini direalisasikan dengan terbitnya Peraturan Gubernur (pergub) Riau Nomor 77 tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun di Provinsi Riau.

“Pergub ini memberikan penetapan harga seminggu sekali sehingga petani memiliki kesempatan untuk memikirkan hasil produksi dan keuntungan yang ingin diraih,” jelasnya.

Menurutnya, penetapan harga TBS oleh Dinas Perkebunan Riau dilakukan berdasarkan pertimbangan biaya pemasaran, biaya pengangkutan, biaya pengolahan, biaya penyusutan, biaya operasional tidak langsung, dan jumlah TBS yang diolah pada periode sebelumnya.

Terkait tren peningkatan harga, katanya, selain karena harga CPO, program mandatory biodiesel B30 yang dilaksanakan pemerintah juga menjadi faktor penyebab naiknya harga TBS.

“Saat ini di Pelabuhan Dumai sudah ada tangki B30, biodiesel juga menjadi faktor pemicu naiknya harga sawit. Banyaknya sawit yang sudah tua sehingga harus di-replanting juga ikut mempengaruhi harga TBS,” tukasnya.


 

Editor: Rizal