Sementara itu, Ketua SIEXPO 2026 Qayuum Amri mengatakan pameran tahun ini turut dihadiri peserta dan pengunjung dari dalam maupun  luar negeri.

Menurutnya, SIEXPO tidak hanya menjadi ajang mempertemukan pelaku industri sawit, tetapi juga berkontribusi terhadap sektor pariwisata melalui kunjungan peserta mancanegara ke Riau.

“Selain bisnis sawit, kegiatan ini juga menjadi ajang peningkatan pariwisata. Kami juga melibatkan banyak tenaga kerja lokal dalam penyelenggaraan acara sebagai bentuk dukungan terhadap industri sawit yang kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah SIEXPO 2026, Dr. Gulat Medali Emas Manurung mengatakan SIEXPO merupakan pameran kelapa sawit terbesar di Indonesia yang dipadukan dengan seminar nasional mengenai perkembangan industri sawit. 

Menurutnya, Riau dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena merupakan sentra perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Luas perkebunan sawit di provinsi ini mencapai sekitar 4,1 juta hektare atau hampir 30 persen dari total luas perkebunan sawit nasional yang mencapai sekitar 16 juta hektare. 

“Riau adalah miniatur Indonesia dalam sektor sawit. Karena itu, setiap peringatan Hari Jadi Provinsi Riau kami menghadirkan SIEXPO sebagai bentuk kontribusi bagi daerah,” pungkas Gulat.