Selain adanya investor yang tertarik dengan mangrove dan gambut, Syamsuar juga mengaku juga pernah dihubungi calon investor yang ingin membuat mobil menggunakan bahan bakar hidrogen yang sudah diproduksi di Inggris.
"Jadi tentunya hal-hal seperti ini yang barangkali Riau ini saya mohon dukungan, karena untuk ekonomi hijau dan ekonomi berkelanjutan," sebutnya.
Syamsuar menambahkan, dirinya juga sempat dihubungi oleh calon investor dari Surabaya yang ingin melihat Riau untuk membangun kawasan industri halal.
Calon investor tersebut merupakan yang sudah berinvestasi di kawasan industri Sidoarjo Jawa Timur.
Dengan potensi sumber daya yang di miliki Riau, calon investor tersebut ingin berinvestasi dan membuat kawasan industri halal di Riau.
"Kita doakan agar nanti di Riau ini mempunyai kawasan industri halal sesuai harapan Wakil Presiden pada waktu kunjungan kerja ke Riau beberapa waktu lalu," ungkapnya.
Menurut Syamsuar, investasi adalah salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus juga pertumbuhan ekonomi daerah dan tentunya diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran.
"Sehingga multiplayer efeknya cukup besar bagi Riau dan bagi Indonesia," pungkasnya.
Tak Hanya Sawit, Minat Investasi Sektor Hijau Juga Cukup Tinggi di Riau
Diskusi pembaca untuk berita ini