Sumatera 

Zona Merah, Ada 13 Kelurahan di Pekanbaru Dianjurkan Tidak Tarawih di Masjid

Zona Merah, Ada 13 Kelurahan di Pekanbaru Dianjurkan Tidak Tarawih di Masjid
Suasana Salat Tarawih di Masjidil Haram. ©2020 AFP/STR

Pekanbaru, Elaeis.co - Meski Pemerintah Kota Pekanbaru telah menerbitkan surat edaran pelaksanaan kegiatan bulan suci ramadhan, terdapat beberapa kelurahan yang dianjurkan untuk tidak melaksanakan sholat terawih di masjid lantaran masuk dalam zona merah Covid-19. 

Sedikitnya ada 13 kelurahan yang berstatus zona merah penyebaran Covid-19 di kota Bertuah dengan itensitas penyebaran hingga 10 kasus setiap pekan. 

Daerah tersebut yakni Kelurahan Sidomulyo Barat, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kelurahan Delima, dan Kelurahan Rejosari. Selanjutnya Kelurahan Tangkerang Timur, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kelurahan Maharatu dan Kelurahan Perhentian Marpoyan.

Kemudian ada juga Kelurahan Simpang Baru, Kelurahan Tuah Karya, Kelurahan Air Dingin dan Kelurahan Kedung Sari, serta Kelurahan Labuh Baru Barat.

"Bagi masjid dan Musala yang berada di zona merah Covid-19, dianjurkan untuk tidak melaksanakan salat tarawih berjamaah," ujar Walikota Pekanbaru Firdaus.

Sementara diterangkannya dalam Surat Edaran Nomor 98/SE/IV/2021 tentang pelaksanaan kegiatan ibadah di Bulan Suci Ramadhan 1442 H, terdapat beberapa imbauan dalam pelaksanaan ibadah selama bulan suci ramadhan.

Seperti tetap mengutamakan ibadah di rumah masing-masing warga. Sedangkan untuk ibadah yang dilakukan di masjid harus tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

"Sesuai surat edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 tentang panduan kegiatan keagamaan di rumah ibadah pengurus rumah ibadah harus membentuk petugas protokol kesehatan yang bertanggungjawab terhadap penerapan protokol kesehatan di rumah ibadah dan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 di tingkat Kelurahan," bebernya.

Sementara dalam pelaksanaannya, seluruh rangkaian ibadah di malam hari hanya hingga pukul 21.00 Wib. Dimana mulai dari sholat Isya, siraman rohani dan terawih dianjurkan tidak lebih dari 75 menit.

"Tadarus Alquran dianjurkan dilakukan di rumah bersama keluarga. Sementara jumlah jamaah 50 persen dari kapasitas rumah ibadah," terangnya.

Sedangkan acara buka bersama, pembagian zakat, santunan anak yatim, bisa dilaksanakan dengan tetap menghindari kerumunan serta menjaga Protokol Kesehatan.

 

Editor: Sany Panjaitan