Jakarta, elaeis.co – Upaya pembenahan tata kelola pemasaran minyak sawit mentah (CPO) nasional kian dipercepat. Kali ini, langkah konkret ditunjukkan PT Agrinas Palma Nusantara dengan menggandeng PT Karisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) dalam kerja sama strategis yang diyakini bakal mengubah sistem pemasaran sawit secara menyeluruh.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Kantor Pusat Menara Agrinas Palma, Jakarta, Kamis (15/4). Kolaborasi ini jadi bagian dari strategi besar untuk menciptakan sistem pemasaran yang lebih terintegrasi, transparan, dan kompetitif di pasar global.
Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara, Mohammad Abdul Ghani, menegaskan bahwa sinergi dengan KPBN bukan sekadar kerja sama biasa. Ada target besar di baliknya—mulai dari optimalisasi harga jual hingga peningkatan daya saing produk sawit nasional.
“Melalui kolaborasi ini, kami menargetkan peningkatan harga jual yang lebih optimal serta memperkuat daya saing produk Agrinas Palma Nusantara,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Menurut dia, pembenahan sistem pemasaran ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang unggul, berintegritas, dan akuntabel. Dengan kata lain, bukan cuma soal jualan, tapi juga soal cara main yang lebih rapi dan profesional.
Di sisi lain, Direktur PT Karisma Pemasaran Bersama Nusantara, M. Iswan Achir, mengungkapkan bahwa respons pasar terhadap produk Agrinas Palma sejauh ini cukup menjanjikan. Hal itu terlihat dari pelaksanaan lelang perdana yang berhasil mencatat harga kompetitif.
“KPBN berkomitmen memberikan layanan pemasaran terbaik melalui optimalisasi mekanisme lelang dan penguatan jaringan pasar,” katanya.
Ia juga menambahkan, pihaknya optimistis kerja sama ini bakal memberikan nilai tambah signifikan bagi kedua perusahaan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan CPO global.
Lebih jauh, kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah konsolidasi pemasaran BUMN secara lebih luas. KPBN akan didorong menjadi pusat pemasaran terpadu untuk berbagai komoditas strategis, termasuk sektor perkebunan dan pangan.
Dengan sistem yang lebih terpusat, diharapkan tercipta efisiensi rantai distribusi, peningkatan transparansi harga, serta daya tawar yang lebih kuat di pasar internasional. Ini penting, mengingat industri sawit masih menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari isu keberlanjutan hingga fluktuasi harga.
Agrinas Palma pun menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi perusahaan agribisnis modern. Langkah ini sekaligus mempertegas peran BUMN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor unggulan seperti kelapa sawit.
Singkatnya, lewat kolaborasi ini, bukan cuma sistem pemasaran yang dirombak, tapi juga arah baru industri sawit nasional mulai dibentuk.
Agrinas Palma Gandeng KPBN, Sistem Pemasaran CPO Dirombak Total
Diskusi pembaca untuk berita ini