Papua, elaeis.co - Para petani kelapa sawit di Papua menyayangkan  langkah Bupati Keerom yang mencabut 4 izin perusahaan kelapa sawit di wilayah itu. 

Sebab, menurut petani, langkah tersebut justru akan menambah sengsara petani kelapa sawit yang tergabung dalam perusahaan dimaksud.

"Jika Bupati bijaksana, demi pertumbuhan ekonomi, sosial dan PAD kabupaten seharusnya mencari jalan keluar lain, bukan menutup atau mencabut izin," kata Ketua DPW Apkasindo Papua, Alberth Yoku, kepada elaeis.co, Sabtu (7/10).

Seharusnya, kata dia, ada model kebijakan alternatif dengan memikirkan nasib petani dan pekerja yang tergabung dalam perusahaan itu. "Semoga ada jalan keluar lain yang tidak merugikan petani dan pekerja," ujarnya.

Untuk diketahui, 4 izin perusahaan itu dicabut Piter Gusbager dengan permasalahan yang hampir sama. Yakni belum memiliki kelengkapan dokumen yang disyaratkan dalam rangka investasi budidaya perkebunan kelapa sawit. 

Dengan begitu, Pemkab Keerom menilai bahwa perusahaan tersebut tidak mempunyai niat baik dan kesungguhan dalam menjalankan investasi perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Keerom.