Bengkalis, elaeis.co - Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kabupaten Bengkalis, Sabtu (18/3). Lahan yang terbakar tidak jauh dari perkebunan milik penduduk setempat.

Saat ini para petugas masih melakukan upaya pemadaman dalam karhutla yang terjadi di Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, itu.

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, kondisi lahan yang terbakar yakni jenis tanah gambut dan semak ringan.

Usai mendapatkan laporan, aparat gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Damkar, BPBD dan lainnya pun dengan cepat melakukan pemadaman.

Irjen Pol. Iqbal menjelaskan, pada Jumat (17/3), masyarakat sekitar melihat ada asap dari arah hutan yang diduga adalah asap kebakaran. 

"Kemudian para saksi berupaya mencari arah titik api yang dimaksud, namun tidak ditemukan dan karena sudah malam akan dilanjutkan besok Sabtu," ujar Irjen Pol. Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Ahad (19/3).

Selanjutnya, pada hari H kejadian atau Sabtu (18/3), personel Polsek Bantan bersama Kepala Desa dan masyarakat Desa Kembung Luar melanjutkan pencarian.

Setelah menyelusuri hutan dengan berpedoman pada asap yang terlihat di langit, kemudian ditemukan titik api yang dimaksud pada sekitar pukul 10.00 WIB. 

"Selanjutnya dilakukan verifikasi titik hotspot dan melakukan pemadaman dengan personel gabungan," jelas Irjen Pol. Iqbal, mengutip dari website resmi Polri, melansir tribratanews.

Irjen Pol. Iqbal pun belum bisa memastikan luas lahan yang terbakar. Pun penyebab terbakarnya lahan tersebut. Personel kini tengah menyelidiki asal muasal api.

"Lahan yang terbakar tidak seberapa jauh dari perkebunan masyarakat sekitar. Saat ini masih dilakukan pemadaman agar kebakaran tak meluas," tutup Irjen Pol. Iqbal