Gunawan Benjamin menyebutkan, saat ini harga Minyakita dibanderol sebanyak Rp 15.700 per liter atau sekitar Rp 17.270 pet Kg, tidak terpaut jauh dari harga minyak goreng curah.

Pengajar ekonomi syariah ini mengungkapkan, harga CPO melonjak karena di saat yang sama harga minyak kedelai selaku kompetitor utama juga mengalami lonjakan harga di pasar global.

"Sejak pekan terakhir di September kemarin, harga kedelai berada di kisaran $ 1.000 per bushel. Bahkan harganya sempat naik hingga menyentuh $ 1.070 per bushel dan saat ini berada di kisaran $ 1.030 per bushel," ungkap Gunawan.

Di sisi lain, dirinya melihat ada faktor lain yang memengaruhi kenaikan harga CPO, yaitu perayaan Divawali dalam waktu dekat yang membuat India melakukan pembelian CPO dalam jumlah banyak.

"Sehingga perayaan Divawali itu nantinya akan membuat harga CPO bertahan mahal. Jadi lompatan demand sesaat itu akan membuat harga CPO sulit turun," ujarnya.

"Namun harga CPO tetap berpeluang turun nantinya dan dengan sendirinya akan mendorong penurunan pada harga minyak goreng curah," tegas Gunawan Benjamin, pengamat ekonomi asal kota Medan.