Jakarta, elaeis.co - Banyak anak muda yang memilih travelling sebagai hobinya. Menariknya, hobi tersebut semakin mudah untuk dijalani karena banyak dari mereka yang mengikuti tren cashless dengan daftar kartu kredit.
Tertarik dengan tren tersebut?
Ketahui serba serbinya dalam artikel ini sebelum mencobanya!
Kemudahan Cashless selama Travelling
Secara harfiah, cashless bermakna “tanpa uang tunai”. Jadi, semua pembayaran dilakukan melalui kartu fisik maupun aplikasi digital.
Tren ini semakin digandrungi anak muda yang memiliki hobi karena berbagai kemudahan. Itulah mengapa banyak dari mereka daftar kartu kredit. Berikut sejumlah kemudahan tersebut:
1. Tidak Repot Membawa Uang Tunai
Pernahkah kamu berlibur dengan membawa banyak uang tunai di dompet? Kalau iya, kemungkinan besar kamu pernah merasa kerepotan saat melakukannya. Selain itu, perasaan was-was akan pencurian pun sering meningkat.
Nah, kalau uang tersebut habis, biasanya para wisatawan akan pergi ke ATM terlebih dahulu. Ada juga yang harus menukarkan uang ke mata uang setempat saat berlibur ke luar negeri. Dua aktivitas ini memerlukan biaya lebih untuk administrasi.
Hal-hal seperti ini tidak perlu dirasakan saat memilih gaya hidup cashless. Kamu hanya perlu membawa kartu atau aplikasi digital untuk melakukan berbagai pembayaran selama travelling.
2. Lebih Cepat dan Praktis
Kamu pasti memerlukan waktu sejenak untuk menghitung lembaran uang sebelum melakukan pembayaran, ‘kan? Lalu setelahnya, kamu juga perlu menunggu kasir untuk menghitung kembalianmu.
Bagi sebagian orang, aktivitas ini memakan terlalu banyak waktu. Hal tersebut akan semakin terasa menjengkelkan saat mereka terburu-buru. Tak jarang, kesalahan pembayaran atau pengembalian uang pun terjadi.
Maka dari itu, banyak anak muda daftar kartu kredit untuk mengikuti tren cashless. Dengan tren tersebut, pembayaran bisa dilakukan dengan kartu, aplikasi, atau alat serupa lainnya. Prosesnya cukup singkat, hanya beberapa detik saja.
3. Memudahkan Transaksi
Masalah lain muncul ketika ingin membayar transaksi dengan nominal receh. Hal ini kerap membuat para wisatawan perlu menyiapkan uang koin.
Kalau tidak ada, maka mereka perlu menunggu kasir untuk menghitung kembalian recehan. Masalah akan meningkat saat ternyata uang receh tidak tersedia. Meskipun sepele, namun hal-hal seperti ini bisa menghambat aktivitas travelling.
Nah, daripada pusing tujuh keliling, kamu bisa apply kartu kredit gampang untuk mengatasinya. Pembayaran cashless memudahkanmu untuk melakukan segala transaksi hingga ke digit terkecil sekalipun.
Dampak Tren Cashless
Keberadaan tren ini memiliki dampak positif tersendiri bagi anak-anak muda yang suka travelling. Bahkan, mood pun bisa naik sehingga liburan terasa lebih menyenangkan. Berikut di antaranya:
1. Keamanan dan Kenyamanan
Keberadaan tren cashless membuat ketergantungan akan uang tunai semakin berkurang. Jadi, risiko untuk kehilangannya selama perjalanan akan semakin berkurang. Begitu juga peluang sebagai target kejahatan.
Nah, bagaimana kalau kartu atau smartphone yang memiliki aplikasi pembayaran cashless hilang? Tak perlu khawatir karena akses keuangan bisa langsung diblokir dengan menghubungi bank penyedianya.
Hal-hal seperti ini bisa meningkatkan keamanan dan kenyamananmu selama travelling. Dengan demikian, kamu tidak perlu terlalu khawatir saat menjalaninya. Kebahagiaan pun bisa terjaga.
2. Mengontrol Pengeluaran
Kalau kamu apply kartu kredit maupun alat pembayaran cashless lainnya, semua riwayat pengeluaran akan tercatat secara otomatis di sistem. Bahkan, banyak bank yang menyediakannya secara digital sehingga bisa diakses kapan saja, lho!
Dengan riwayat ini, segala transaksi bisa terdokumentasi tanpa perlu repot-repot melakukan semuanya secara manual. Nantinya, riwayat tersebut dapat digunakan untuk mengontrol pengeluaran selama perjalanan.
Kemudahan pengontrolan pengeluaran mampu mengurangi sifat boros. Jadi, keuanganmu tetap aman dan bisa digunakan untuk perjalanan selanjutnya. Menarik, bukan?
3. Travelling Lebih Efisien
Secara keseluruhan, keberadaan tren cashless mampu membuat perjalanan menjadi lebih efisien. Hal ini disebabkan pembayaran tersebut mampu memangkas waktu, tenaga, dan biaya operasional.
Tidak hanya itu, kamu juga bisa memesan tiket pesawat, hotel, sampai tempat wisata hanya lewat daring tanpa perlu repot-repot datang ke tempatnya secara langsung. Tenaga dan waktu pun bisa digunakan untuk memaksimalkan perjalanan.
Hal yang Perlu Disiapkan untuk Mengikuti Tren Cashless
Sebelum menerapkan tren cashless saat travelling, kamu perlu menyiapkan sejumlah hal terlebih dahulu, seperti:
1. Keamanan
Setelah daftar kartu kredit, kamu akan diminta untuk mengisi nomor PIN dulu agar bisa digunakan secara aman. Pilih nomor yang sulit untuk ditebak. Kalau bisa, tingkatkan keamanan dengan otentikasi dua faktor atau cara serupa lainnya.
2. Memperhatikan Ketersediaan
Tidak semua tempat mendukung tren ini. Maka dari itu, kamu perlu melakukan riset dulu untuk mengetahui ketersediaan fasilitasnya sebelum travelling, ya!
3. Mengantisipasi Hal Tidak Terduga
Tren cashless memang tidak memerlukan uang tunai untuk melakukan pembayaran. Namun, kamu tetap harus menyiapkannya secukupnya saja untuk mengantisipasi hal-hal tidak terduga, oke?
Ayo Ikuti Tren Cashless!
Keberadaan tren cashless memang membuat travelling menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Maka dari itu, kamu bisa mengikutinya dengan mempertimbangkan hal-hal di atas.
Kalau sudah siap, kamu bisa apply Kartu Kredit DBS. Ada dua jenis kartu, yakni fisik dan digital. Kartu Kredit DBS menawarkan proses pengajuan yang praktis serta berbagai fitur yang langsung dapat digunakan setelah aktivasi kartu.
Misalnya, kamu bisa mengubah transaksi menjadi cicilan sampai 60 bulan. Selain itu, semua aktivitas bisa dipantau 24/7 melalui Aplikasi DBS digibank.
Untuk keamanan saat transaksi di luar negeri, pastikan fitur penggunaan kartu kredit overseas dan pengaturan PIN sudah aktif sebelum travelling. Aktivasi atau pengaturan transaksi luar negeri dapat membantu mengurangi risiko transaksi tidak dikenal sekaligus memastikan kartu bisa digunakan dengan lancar selama perjalanan.
Selain itu, selalu jadikan PIN sebagai pilihan utama saat melakukan pembayaran di luar negeri. Penggunaan PIN diperlukan jika nominal transaksi di atas Rp1 juta atau akumulasi transaksi dalam sehari telah mencapai lebih dari Rp10 juta. Dengan begitu, transaksi selama travelling bisa tetap nyaman, aman, dan lebih terkontrol.
Siap mengikuti tren ini untuk travelling? Kalau iya, ayo daftar Kartu Kredit DBS sekarang juga!
Mau Travelling Tanpa Ribet Saatnya Beralih ke Cashless dengan Kartu Kredit DBS
Diskusi pembaca untuk berita ini