Langkat, elaeis.co - Monyet menjadi momok yang sangat menakutkan bagi petani sawit di Desa Rampah, Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat, Sumut. Gara-gara ulah hewan itu, petani di sana acap kali menelan kerugian besar.
Ate Malem Bangun (66), salah seorang petani sawit, menyebut kondisi gangguan monyet ini sudah lama terjadi di daerahnya. Pertumbuhan buah sawit dirusakin oleh gerombolan hewan tersebut.
"Nah, gara-gara itu, petani mengalami kerugian produksi sawit. Sering kali hewan liar itu merusak bagian dompet sawit. Bagian dompet ini dicabutinnya," kata Ate saat berbincang dengan elaeis.co belum lama ini.
Ate tidak menampik gara-gara itu produksi sawit petani di daerahnya turun. Apalagi, gerombolan monyet saban hari mengobrak-abrik kebun sawit warga di sana.
“Setiap hari didatanginya. Tak ada hari liburnya. Pagi, siang dan malam diserang kebun warga," kata dia.
Ate bilang, berbagai macam cara sudah dibikin petani sawit untuk menghalau kehadiran hewan tersebut. Namun tetap saja gagal.
“Sudah capek. Cara yang kita lakukan sekarang ini, menembaki monyet-monyet itu dengan senapan angin. Kadang, kita taruh anjing di ladang untuk mengusirnya," kata dia.
"Memang pergi. Tapi balik lagi. Bahkan, kalau cuman seekor anjing yang mengejar, habis lah anjing itu dihajar gerombolan monyet tersebut. Kita berharap, pemerintah daerah bisa bertindak, agar keresahan petani sawit di sini terobati. Sudah sering kita suarakan ke pemerintah desa, tapi belum ada tindakan," pungkasnya.
Monyet Jadi Musuh Utama Petani Sawit di Rampah
Diskusi pembaca untuk berita ini