Padang, elaeis.co - Produksi kelapa sawit di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) saat ini dinilai masih belum maksimal. Meski bisa dikatakan stabil, belum juga ada pergerakan kenaikan produksi.
"Rata- rata memang masih kurang maksimal. Penyebabnya bisa kompleks, mulai dari pemeliharaan yang juga tidak optimal hingga cuaca saat ini," ujar Ketua Apkasindo Sumbar, Jufri Nur kepada elaeis.co, Minggu (1/3).
Kata Feri begitu sapaan akrabnya, kemungkinan produksi akan mengalami peningkatan usai lebaran idul Fitri 2026 mendatang. Namun ia tetap berharap produksi stabil hingga lebaran tersebut.
Disamping itu, harga kelapa sawit di Ranah Minang itu khususnya yang ditetapkan oleh Dinas Perkebunan yakni untuk petani plasma, pekan ini mengalami penurunan. Dimana harganya hanya Rp3.623,99/kg. Padahal, harga kelapa sawit Minggu lalu masih Rp3.646,93/kg
Penurunan harga ini biasanya dipengaruhi oleh harga CPO. Pekan ini CPO dibeli Rp13.975,43/kg. Kemudian untuk harga kernel Rp13.445,00/kg.
Berikut harga TBS Sumbar Minggu ini;
Usia 3 tahun Rp2.836,01/kg
Usia 4 tahun Rp2.999,55/kg
Usia 5 tahun Rp3.179,05/kg
Usia 6 tahun Rp3.282,55/kg
Usia 7 tahun Rp3.413,27/kg
Usia 8 tahun Rp3.540,87/kg
Usia 9 tahun Rp3.612,76/kg
Usia 10-20 tahun Rp3.623,99/kg
Usia 21 tahun Rp3.480,83/kg
Usia 22 tahun Rp3.475,26/kg
Usia 23 tahun Rp3.423,17/kg
Usia 24 tahun Rp3.264,66/kg
Usia 25 tahun Rp3.230,04/kg
Produksi Belum Maksimal, Harga Sawit di Sumbar Malah Turun
Diskusi pembaca untuk berita ini