Tembilahan, elaeis.co - Kekhawatiran terulangnya kasus kabut asap tebal yang bersumber dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda di 2019 lalu, membuat sejumlah komponen di Provinsi Riau meningkatkan kesiapsiagaan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), misalnya, menggelar kegiatan Sosialisasi MPA (Masyarakat Peduli Api) tahun 2023 di Aula Hotel Arista, Jalan Kartini Tembilahan, Selasa (21/2) kemarin.

Bupati Inhil yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik H. Masdar  mengatakan,By bh cross Vu no cry viii CF by J mm by rd sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang pengendalian kebakaran hutan dan lahan, hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam aliansi alam lingkungannya.

"Sosialisasi Masyarakat Peduli Api (MPA) ini sangat penting dilaksanakan dalam rangka melakukan pencegahan kerusakan hutan dan lahan di Kabupaten Inhil," ungkapnya, melalui keterangan resmi Humas Pemkab Inhil.

“Oleh karen itu, saya berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan sosialisasi ini hingga selesai dan mengambil pembelajaran dari kegiatan sosialisasi ini,” harapnya.

Turut hadir pada kesempatan ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Inhil Drs Azwizarmi, MH, unsur Forkopimda, narasumber, serta para peserta sosialisasi MPA.