Pekanbaru, elaeis.co - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pekanbaru dijadwalkan awal pekan ini melakukan intervensi harga.
"Mulai besok atau lusa sudah kita mulai intervensi harga cabai di pasaran," Sekda Indra di Pekanbaru, Senin (20/2), melalui keterangan resmi Humas Pemko Pekanbaru.
Menurut Indra, koperasi akan digandeng untuk membeli sejumlah komoditi pangan. Masyarakat nantinya bisa membeli bahan pangan yang dibeli koperasi dengan harga lebih murah. "Selisih harga produsen ke distributor bisa lebih murah," ungkapnya lagi.
Indra menyebut bahwa TPID di Pekanbaru nantinya bakal melakukan langkah antisipasi dengan mengawasi distributor bahan pangan. Mereka juga melakukan intervensi cabai merah, kentang dan sayuran seperti bayam.
"Kita intervensi lewat koperasi. Dari distributor, kita beli dengan harga murah kepada pengecer di pasaran," jelasnya.
Menurut Indra, terkait persoalan yang sama, Pemko Pekanbaru sudah melakukan rapat terbatas dengan pihak terkait yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) pada akhir pekan lalu untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil. Mereka membahas kenaikan harga cabai merah dan bahan pangan lainnya.
Menurut Indra, kebanyakan harga yang naik merupakan bahan pangan dari luar Provinsi Riau seperti cabai merah misalnya. Harga bawang merah dan kentang juga jadi perhatian khusus karena semuanya berasal dari Provinsi Sumatera Barat.
Sejumlah daerah juga di provinsi tersebut mengalami inflasi sehingga Kota Pekanbaru terdampak. TPID pun melakukan langkah antisipasi kenaikan harga jelang Ramadhan 1444 H.
"Ketika di daerah asal tinggi, maka harga di Pekanbaru pun ikut naik, kita ingin membuat harga ini stabil," paparnya.
Pekan Ini TPID Pekanbaru Intervensi Pasar untuk Tekan Inflasi, Gandeng Koperasi
Diskusi pembaca untuk berita ini