General Manager PT MBI, Ir Abdul Aziz Muslim mengaku secepatnya akan mencari solusi terkait sortasi, persoalan replanting, SHM atau legalitas lahan, serta jalan rusak, sebagaimana yang menjadi keluhan petani plasma.

"Percayalah kami pihak perusahaan berpihak ke petani. Jadi bertahap akan dicarikan solusinya segera demi kepentingan petani di BHL, terlebih mitra PT MBI," tukasnya.

Apriyadi sendiri menegaskan bahwa dirinya mewakili Pemkab Muba akan selalu hadir ke tengah masyarakat Muba yang sedang berkonflik, terlebih terkait kesejahteraan petani. 

"Kita harus sama-sama menjaga diri, semua permasalahan bisa diselesaikan dengan baik-baik melalui mediasi," ucap mantan Kabag Kesra Pemkab Muba ini.

Dia mengaku, ketika mendapatkan surat aduan dari petani sawit plasma Kecamatan BHL, dia langsung berkoordinasi dengan Dinas Perkebunan dan perusahaan terkait. 

"Intinya setiap permasalahan pasti akan ada solusi kalau kita mengedepankan upaya mediasi. Saya juga sudah tegaskan kepada pihak perusahaan untuk selalu komitmen berpihak ke petani dan masyarakat Kecamatan BHL," tandasnya.

Di akhir pertemuan itu dia membagikan bantuan 3.000 batang bibit sawit bersertifikat dari Disbun Muba kepada 20 orang petani.