Rengat, elaeis.co - Ikut Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dibiayai Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ratusan hektar kebun kelapa sawit yang dikelola Koperasi Usaha Tani di Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu (inhu), Provinsi Riau, selesai proses tumbang chipping (cincang).

"Luas yang sudah selesai dikerjakan oleh PT Mandala Sena yakni 286 hektare. Sisanya seluas 100 hektare tidak bisa di-replanting karena areal tersebut masuk dalam hutan produksi konversi atau HPK," kata Ketua Koperasi Usaha Tani, Ndin Zainuddin Syam, kepada elaeis.co pada Senin (14/2/22).

Jika tidak ada kendala, rencananya penanaman perdana kelapa sawit digelar pada Maret 2022 dan akan dihadiri Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi bersama pejabat lainnya. 

Pria 52 tahun itu memperkirakan dana PSR yang sudah dicairkan untuk membayar upah kerja pihak ketiga dan pembelian bibit kelapa sawit siap tanam sekitar Rp 2 miliar. "Dana tersisa masih sekitar Rp 10 milyar lagi sebab total uang yang dikucurkan BPDPKS ke rekening kelompok tani sebesar Rp 12 miliar," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa sampai saat ini belum mengalami kendala setiap lakukan pengajuan pencarian dana dengan sistem pelayanan aplikasi online.

Lebih jauh Zainuddin menyebutkan, sebenarnya luas lahan yang sudah waktunya diremajakan di kawasan itu mencapai 1.280 hektare. "Sudah termasuk kebun petani swadaya maupun kebun kemitraan dengan PT Indosawit," sebutnya.

"Yang sudah tumbang chipping itu pengusulan tahap pertama. Pengusulan PSR tahap kedua kurang lebih 800 hektare dan sudah tahap rekomtek," imbuhnya.