Siak, elaeis.co - Komitmen Pemerintah Kabupaten Siak untuk mewujudkan pembangunan berbasis lingkungan berkelanjutan membawa Siak meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah terbaik yang konsisten dalam penerapan Ecological Fiscal Transfer (EFT) dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pendanaan dan Perlindungan Lingkungan (KMSPPL).
Penghargaan itu diterima langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak, Arfan Usman saat Konferensi Nasional ke-5 EFT di Luminor Hotel, Jakarta, Rabu (24/7) malam.
Arfan mengatakan, penghargaan yang diterima adalah hasil upaya baik yang dilakukan Pemkab Siak mendukung pelestarian lingkungan yang dapat dilihat dari kontribusi menurunnya kebakaran hutan dan lahan di Siak.
"28 Januari 2021 lalu kita secara resmi meluncurkan kebijakan Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) dan meluncurkan Website Siak Hijau. Itu dilakukan upaya akselerasi pencapaian misi Siak Kabupaten Hijau," kata Arfan usai menerima penghargaan di Jakarta.
Ia menyebut Pemkab Siak selama ini bekerjasama dengan beberapa organisasi pegiat lingkungan dan kelompok masyarakat yang peduli dengan lingkungan dalam mendukung terwujudnya program tersebut.
Selain itu, pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum juga mengusung konsep keberlanjutan lingkungan.
"Pembangunan berbasis lingkungan berkelanjutan ini kita dukung dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4/2022 tentang Siak Hijau. Salah satu contoh aplikasi Perda ini adanya ruang terbuka hijau yang semakin pesat," katanya.
Arfan menjelaskan, Kabupaten Siak memiliki lebih dari 50 persen lahan gambut yang tersebar di 12 kecamatan. Jika tidak dikelola dengan baik serta mengabaikan kelestarian lingkungan akan membawa sejumlah ancaman terhadap rusaknya ekosistem lingkungan hidup.
"Karena ekosistem gambut harus kita jaga. Perda Siak Hijau merupakan bukti komitmen kita berupaya memperbaiki tata kelola sumber daya alam dan lingkungan hidup," kata dia.
Orientasi pembangunan, sambung Arfan, tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi tetapi juga harus mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
"Hal ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang memiliki karakteristik pembangunan yang pro terhadap keadilan sosial, peningkatan ekonomi dan pro terhadap lingkungan," tutupnya
Siak Raih Penghargaan dari KMSPPL
Diskusi pembaca untuk berita ini