Pekanbaru, elaeis.co - Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Dr Gulat Medali Emas Manurung, meminta perusahaan-perusahaan di Provinsi Riau menjadikan Politeknik Kampar sebagai inkubator pengembangan Sumbar Daya Manusia (SDM) kelapa sawit. 

Apalagi sudah terbukti, Politeknik Kampar yang merupakan lembaga mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah banyak menciptakan generasi penerus yang paham tentang industri kelapa sawit. 

"Jadikan kampus Politeknik Kampar sebagai inkubator SDM sawit," kata Gulat saat menghadiri puncak acara Lomba Karya Jurnalistik Sawit (LKJS) 2024 yang digelar di Politeknik Kampar, kemarin. 

Dia juga berharap agar para perusahaan sawit yang  beroperasi di Riau memberikan perhatian khusus kepada kampus vokasi sawit ini. 

"Limpahkan kasih sayangmu untuk memperbaiki kampus ini. Tidak usah jauh-jauh, cat ulanglah gedung-gedung kampusnya, misalnya dari Sinar Mas dan perusahaan lainnya," ucapnya.

"Jadi jangan melupakan kampus ini. Kalau anak-anak mahasiswa di Politeknik Kampar ini tamat, kan yang untung korporasi juga. Supaya anak-anak ini lebih pintar, nyaman belajarnya, fasilitasi dong," tukasnya.  

Hal serupa juga diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar, Ahmad Yuzar. Dia juga mendorong agar perusahaan-perusahaan besar bisa memberikan perhatian kepada Politeknik Kampar agar bisa melahirkan generasi muda penerus industri sawit yang mumpuni di Riau.

"Kita punya Politeknik Kampar, mari kita bantu dan jadikan kampus ini untuk pengembangan SDM sawit," ujarnya.