Jakarta, elaeis.co - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan setiap upaya yang dilakukan dunia usaha dapat bersinergi juga dengan program pemerintah, sehingga kita bersama-sama dapat mendukung pencapaian target penanganan sampah laut sebesar 70% pada tahun 2025.
Menurut Luhut, dalam empat tahun terakhir sejak tahun 2018 sampai 2022, tercatat telah terjadi pengurangan masuknya sampah plastik ke laut sebesar 35,5%. Pemerintah juga mendorong kerjasama dengan berbagai mitra pembangunan untuk memperbaiki tata kelola penanganan sampah domestik di tingkat pemerintah daerah.
Ia juga mengatakan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan rasio daur ulang plastik, antara lain dengan mendorong industri pengguna kemasan plastik untuk melakukan inovasi mulai dari desain kemasan yang memudahkan untuk dikumpulkan dan didaur ulang.
Menurutnya, plastik merupakan bagian yang cukup signifikan dari komposisi sampah domestik di Indonesia, yakni sebesar 18,12%. Namun yang mengkhawatirkan adalah hanya sekitar 10% sampah plastik yang kembali masuk ke dalam sistem daur ulang, sedangkan selebihnya tercampur dengan jenis sampah lain dan bahkan bocor ke lingkungan, sampai ke sungai dan laut.
“Salah satu poin utama yang menjadi perhatian adalah pentingnya kolaborasi berbagai pihak termasuk di dalamnya elemen pemerintah, masyarakat, dunia usaha, pendaur-ulang, dan juga produsen yang menghasilkan produk kemasan berbahan plastik untuk menciptakan iklim kondusif bagi pengelolaan sampah plastik yang lebih baik dan menguntungkan semua pihak, serta mendorong investasi hijau," ujar Luhut dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/2), dilansir wartaekonomi.co.id.
Luhut menegaskan, pemerintah Indonesia telah menunjukkan berbagai aksi konkrit dalam pengelolaan persampahan yang direkognisi oleh negara lain, antara lain melalui pembangunan fasilitas RDF (Refuse Derived Fuel) dan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) dengan melibatkan juga investasi dunia usaha.
Soal Penanganan Sampah Plastik, Menko Luhut Minta Dunia Usaha Bersinergi dengan Pemerintah
Diskusi pembaca untuk berita ini