Kukar, elaeis.co - Antrian buah kelapa sawit masih terjadi di sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim). Antrian ini terjadi sudah sejak sepekan lalu.
Sekretaris APKASINDO Kaltim, Daru Widiyatmoko, cerita antrian ini terjadi ulah persaingan harga antar PKS di wilayahnya itu. Petani swadaya dan para pengepul berbondong-bondong menjual hasil kebun ke PKS yang menawarkan harga tertinggi.
"Saat ini ada PKS yang menawarkan harga hingga Rp2.840 per kilogram untuk TBS dan brondolan Rp3.040 per kilogram," katanya tadi siang.
Harga yang disodorkan PKS tadi kata Daru, jauh di atas harga penetapan Dinas Perkebunan Kaltim yang saat ini hanya di angka Rp2.466,96 per kilogram.
Munculnya persaiangan harga tadi kata Daru, lantaran kebetulan produksi kebun kelapa sawit di Kukar, anjlok. Sementara kebutuhan bahan baku untuk operasional PKS cukup tinggi.
Itulah makanya mau enggak mau PKS menawarkan harga tinggi biar petani mau menjual hasil kebunnya ke PKS tersebut.
"Walau antri, kondisi ini tetap menguntungkan petani. Bahkan saat ini petani Kukar khususnya, sumringah dengan tingginya harga sawit itu," ujarnya.
Daru berharap harga kelapa sawit yang tinggi ini bertahan hingga akhir Ramadan. Sebisa mungkin terus naik hingga menyentuh angka Rp3.000 per kilogram.
Sudah Hampir Sepekan Antrian TBS Terjadi di Kukar. Petani Sumringah. Lho
Diskusi pembaca untuk berita ini