Pekanbaru, elaeis.co - Terhitung sejak Januari sampai sekarang sudah tercatat titik hotspot di Riau sebanyak 52 titik, sedangkan untuk lahan yang sudah terbakar saat ini lebih kurang 16 hektar,
"Ini peringatan bagi kita semua. Mudah- mudahan luasan lahan yang terbakar tak bertambah lagi," kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan BPBD Riau, Jim Ghofur, Kamis (16/3).
"Dari total 16 hektar yang sudah terbakar tersebut, berada di beberapa wilayah, antara lain Siak, Pekanbaru, dan Bengkalis," ungkap Jim lagi.
"Gerak cepat kawan-kawan di lapangan yang jadi salah satu kekuatan kita. Cepat merespon dan ketepatan penanganan diperlukan. Karena kalau cepat merespon saja tapi tak tepat penanganan salah juga," ujarnya.
Sementara di bagian lain Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau memastikan peralatan dan personil pemadam karhutla di 12 kabupaten kota di Riau sudah siap siaga.
"Personil peralatan kita siap, tinggal action di lapangan. Kesiapan ini penting karena saat rapat di Polda bersama Asops Kapolri kami diingatkan jangan cuma apel-apel saja, tapi di lapangan tidak siap," tambah Jim.
Jim mengungkapkan, saat ini Riau memang sedang masuk peralihan musim penghujan yang diprediksi akan terjadi hingga April mendatang. Sehingga beberapa wilayah di Riau merata curah hujannya.
"Personil kita di kabupaten kota sudah siap semua, memang sekarang kita sedang masuk musim peralihan ke musim penghujan, Maret sampai April, hujan merata. Meskipun di wilayah pesisir masih ada yang kering, seperti di Rupat, Bengkalis dan Meranti," katanya.
Sementara saat disinggung terkait usulan bantuan helikopter water boombing, patroli dan TMC hingga saat ini masih diproses di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI.
"Kondisinya juga belum mendesak, untuk TMC juga belum dibutuhkan karena Riau masih musim hujan. Nanti TMC akan dilakukan dua kali, diperkirakan di bulan Mei sama September," ujarnya, melalui keterangan resmi Duskominfotik Riau.
Tercatat 52 Titik Hotspot, BPBD Riau Minta Semua Pihak Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
Diskusi pembaca untuk berita ini