Jakarta, elaeis.co - Aspekpir Indonesia turut bergembira atas terpilihnya Eddy Martono sebagai Ketua Umum Gapki untuk periode 2023-2028 mendatang.

Ketua Umum Aspekpir, Setiyono, mengatakan tentu hadir harapan baru sesuai dengan kepengurusan Gapki baru periode 5 tahun mendatang. "Kita ucapkan selamat kepada Ketua Umum Gapki terpilih Eddy Martono dan anggota. Semoga ke depan target Gapki tercapai," katanya.

Menurut Setiyono, saat ini pola kemitraan dalam perkebunan kelapa sawit menjadi perihal yang sangat penting untuk menjamin kesejahteraan petani kelapa sawit. Untuk itu ia berharap Gapki memandang hubungan kemitraan ini menjadi salah satu fokus capaiannya ke depan.

"Kami sangat berharap hubungan kemitraan yang selama ini baik, lebih ditingkatkan. Apalagi menghadapi peremajaan kelapa sawit," ujarnya.

Pada program PSR itu, kata Setiyono, kerja sama sangat dibutuhkan. Ini bertujuan agar produktivitas dan produksi kebun kelapa sawit semakin baik. Sehingga mendukung target pemerintah yakni kelapa sawit berkelanjutan.

Sementara sebelumnya, Ketua Umum Gapki terpilih, Eddy Martono, mengatakan PSR menjadi prioritas capaian Gapki selama dipimpinnya.

"Gapki akan memperkuat kerjasama dengan pemerintah dan petani kelapa sawit," ujarnya.

Untuk langkah awal, lanjutnya, pihaknya akan memperkuat kemitraan dengan petani. Langkah ini menyusul setelah pengurus Gapki periode 2023-2028 dibentuk.

Sementara alasan PSR menjadi prioritas, kata Eddy, adalah lantaran produksi kebun kelapa sawit di Indonesia sudah stagnan. Sebab sejak tahun 2018 pemerintah lakukan moratorium total sehingga tidak ada penambahan luas perkebunan kelapa sawit secara nasional. Sementara konsumsi terus mengalami kenaikan.

Eddy juga khawatir terjadinya persaingan antara kebutuhan energi dan pangan yang berbahan baku turunan kelapa sawit. "Tentu jalan terbaik adalah meningkatkan produktivitas melalui PSR tadi," jelasnya.