Jakarta, elaeis.co - Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly, di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri.
Menteri Parly berada di Indonesia dalam rangka melakukan pertemuan bilateral dengan Menhan RI, Prabow?o Subianto.
Menhan Parly menekankan pentingnya peran Indonesia di kawasan dan pihaknya terus berkomitmen untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia.
Terkait dengan Uni Eropa, saat ini Perancis memegang Presiden Uni Eropa. Indonesia mengharapkan terjadi perkembangan signifikan dalam perundingan Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) selama presidensi Perancis.
Kedua Menteri juga melakukan tukar pandangan mengenai kerjasama di Kawasan Indo-Pasifik. Keduanya memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya terciptanya perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan Kawasan Indo-Pasifik.
Dalam kaitan ini, Menlu Retno menyampaikan kembali prinsip-prinsip ASEAN Outlook on the Indo-Pasifik, termasuk masalah inklusifitas dan pentingnya kerjasama di 4 bidang prioritas, yaitu kerjasama maritim, konektivitas, pencapaian SDGs dan perdagangan investasi.
Prinsip-prinsip ini juga akan dikemukakan kembali oleh Menlu Retno pada saat menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Indo-Pasifik yang akan diadakan di Paris pada minggu ke-3 bulan Februari 2022.
Selain itu, Menlu Retno juga menyampaikan terkait diskriminasi yang dilakukan Uni Eropa terhadap kelapa sawit Indonesia. Ia berharap fair treatment dalam menjalankan perdagangan.
“Kerjasama konkrit inilah yang penting untuk terus dikedepankan. Ini juga akan menjadi modal awal pertemuan 2+2 (Menlu-Menhan) di masa mendatang," kata Menlu Retno dalam keterangannya, Kamis kemarin
Mengenai kerjasama pertahanan, mengulangi apa yang telah disampaikan Presiden RI pada saat menerima kunjungan kehormatan Menhan Parly, Menlu Retno menyampaikan pentingnya mengembangkan kerjasama jangka panjang yang memiliki nilai strategis, seperti pengembangan bersama, produksi bersama alat-alat pertahanan, latihan bersama, alih teknologi dan investasi di bidang industri.
Dihadapan Manhan Prancis, Menlu Retno Singgung Diskriminasi Sawit
Diskusi pembaca untuk berita ini