Setelah B35 dan penguatan menuju B40, program B50 ditargetkan mulai diimplementasikan pada Juli 2026, sebagai langkah lanjutan untuk meningkatkan serapan CPO domestik sekaligus mengurangi ketergantungan impor bahan bakar fosil.
Selain teknologi biodiesel, turut ditampilkan inovasi produksi Virgin Coconut Oil (VCO) dengan metode kering yang lebih efisien, hemat energi, dan menghasilkan kualitas minyak yang lebih stabil serta ramah lingkungan.
Teknologi ini disebut berpotensi memperkuat hilirisasi komoditas kelapa yang tersebar luas di berbagai daerah Indonesia.
Mentan Amran menegaskan bahwa hilirisasi merupakan kunci utama peningkatan nilai tambah sektor perkebunan nasional.
“Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengekspor bahan mentah. Kita harus naik kelas melalui hilirisasi agar petani mendapatkan nilai tambah yang lebih besar,” ujarnya.
Selain teknologi energi, Warehouse Hilirisasi Perkebunan juga menampilkan berbagai produk inovatif berbasis sawit dan perkebunan lainnya, seperti Minyak Makan Merah, Oleofood Sawit, Jamur Sawit, dan Gula Merah Sawit.
Produk-produk ini dirancang untuk mendukung program pangan bergizi serta upaya percepatan penurunan stunting melalui peningkatan asupan vitamin A dan E.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pertanian, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), dan PT Pupuk Indonesia (Persero).
Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan hilirisasi komoditas perkebunan, penguatan inovasi, serta perluasan pemanfaatan teknologi hingga ke tingkat petani.
Melalui konsep warehouse, pengunjung PENAS XVII dapat melihat langsung alur pengolahan komoditas perkebunan dari hulu hingga hilir.
Pendekatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga memperkuat diseminasi teknologi agar dapat diadopsi lebih luas oleh petani dan pelaku usaha.
Dengan penguatan hilirisasi CPO serta rencana implementasi B50 pada Juli 2026, pemerintah optimistis Indonesia dapat mempercepat tercapainya target swasembada energi sekaligus memperkuat posisi sebagai pemain utama dalam industri bioenergi dunia.
Optimis Swasembada Energi, Mentan Amran Lihat Langsung Teknologi Hilirisasi CPO Jadi B100 di PENAS XVII Gorontalo
Diskusi pembaca untuk berita ini