Jakarta, Elaeis.co - Penurunan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) belum terlalu berpengaruh terhadap harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani di Kabupaten Aceh Singkil. Saat ini, harga TBS sawit tingkat petani di daerah itu masih di kisaran Rp 1.300 sampai Rp 1.450 per/kg.
Harga tersebut sama dengan pekan sebelumnya. “Harga di masyarakat masih segitu,” kata Saprudin, pemilik kebun sawit di Suro, dikutip Serambinews.com, kemarin.
Di pasar global, harga CPO turun drastis sejak pekan kemarin. Berdasarkan data Bursa Derivatif Malaysia, harga CPO kontrak pengiriman Agustus 2021 per 15 Juni 2021 berada di level RM 3.583 per ton. Sebelumnya harga berada di kisaran RM 4.090 per ton.
Petani sawit di Aceh Singkil berharap penurunan harga CPO tidak berdampak signifikan terhadap harga TBS kelapa sawit. “Mudah-mudahan tetap bertahan di atas Rp 1.000 per/kg, jika di bawah harga tersebut petani merugi,” katanya.
Tingginya harga sawit juga membantu perekonomian masyarakat Aceh Singkil tetap kuat di tengah hantaman pandemi Covid-19 mengingat sawit merupakan komoditi unggulan yang jadi tumpuan penghasilan mayoritas masyarakat.
Penurunan CPO Belum Pengaruhi Harga TBS di Aceh Singkil
Diskusi pembaca untuk berita ini