"Perlu diketahui bahwa pada tahun 2023, nilai ekonomi sektor perkelapasawitan, dari hulu hingga hilir, mencapai lebih dari Rp 750 Triliun, yang berkontribusi sekitar 3,5 persen terhadap pendapatan domestik bruto (PDB) nasional," kata Putu.
Di samping itu, dirinya juga bilang kalau industri kelapa sawit telah menjadi penghela pertumbuhan perekonomian Indonesia, serta meningkatkan persebaran pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa.
"Kementerian Perindustrian berkomitmen mendukung program nasional hilirisasi industri berbasis sumber daya alam (SDA)," kata Putu.
"Hal ini sejalan dengan upaya untuk mendorong sektor industri untuk berkontribusi pada upaya global pengurangan emisi gas rumah kaca melalui pencapaian net zero emission (NZE) yang dipercepat," Putu menambahkan.
Sesuai dengan amanat Presiden RI, kata Putu, Kementerian Perindustrian senantiasa konsisten mendukung penumbuhan industri hilir pengolahan SDA serta menciptakan industri hijau yang ramah lingkungan dan lestari berkelanjutan.
Peta Jalan Sawit Indonesia Emas 2045 Sedang Disusun, Ini Fokusnya
Diskusi pembaca untuk berita ini