Rengat, elaeis.co - PT Mega Nusa Inti Sawit (MNIS) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, rencananya akan menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada petani binaannya yakni Koperasi Unit Desa (KUD) Hidup Baru, Desa Petala Bumi, Kecamatan Seberida.
Ketua KUD Hidup Baru, Muhammad Rokhim, membenarkan bahwa saat ini pihaknya sedang mengajukan segala kebutuhan petani untuk direalisasikan korporasi, khususnya pelindung diri pekerja tukang panen kelapa sawit supaya terhindar dari potensi bahaya di lapangan.
"Informasinya bantuan APD diambil dari dana penjualan minyak Crude Palm oil (CPO) yang dijual ke Eropa, karena kebun petani bersertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) makanya kami dapat sebab sistim perdagangan itu ada timbal baliknya untuk pekebun," kata Rokhim kepada elaeis.co, Rabu (15/2).
Menurutnya, KUD Hidup Baru memiliki kebun kelapa sawit pola kemitraan dengan anak perusahaan PT Sinar Mas lebih kurang sekitar 700 hektar, semuanya sudah bersertifikat internasional sejak tahun 2015.
"Semoga terealisasi mas, sebab sejak sertifikasi RSPO diterima kami petani belum merasakan duit premium. Jika program ini nantinya terlaksana maka perdana lah Hidup Baru," pungkasnya.
Terpisah, Iksan Nasution, Humas PT MNIS, ketika dikonfirmasi elaeis.co belum memberikan keterangan resmi soal kapan wacana penyaluran bantuan APD untuk petani mitranya hingga berita ini diturunkan.
Petani Mitra 'Anak Sinar Mas' Bakal Terima APD Hasil dari Duit RSPO
Diskusi pembaca untuk berita ini