India mulai rutin melakukan pembelian CPO karena sepanjang September hingga November ada begitu banyak perayaan yang digelar sejumlah agama besar di negara Bollywood tersebut.
Seperti perayaan Navratri, perayaan Dussehra, perayaan Durga Puja, perayaan Divawali, dan sejumlah perayaan penting lainnya.
Perayaan Divawali, misalnya, dirayakan oleh banyak masyarakat keturunan India di berbagai negara, terutama di India sendiri.
Perayaan ini biasanya diadakan pada musim gugur, yaitu antara pertengahan Oktober hingga pertengahan November, sekaligus bertepatan dengan Kartika, bulan tergelap dalam kalender Hindu.
Seluruh perayaan itu diikuti oleh banyak warga keturunan India, dan berimbas pada meroketnya tingkat konsumsi minyak nabati, termasuk yang berbasis CPO.
Trading Economy juga menjelaskan asa pengaruh dari kebijakan nasional Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto, yang akan meningkatkan mandatori biodiesel dari B40 menjadi B50 dalam waktu yang tidak lama lagi.
Sebagai negara eksportir CPO terbesar dunia, Presiden terpilih Prabowo Subianto berharap Indonesia bisa meluncurkan B50 di 2025, dan saat ini tes penggunaanya sedang dipersiapkan.
Timteng, India, dan Sikap RI Bikin Harga CPO Meroket
Diskusi pembaca untuk berita ini