Siak, elaeis.co - Ribuan santri mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kabupaten Siak di Lapangan Pondok Pesantren Al Muttaqien Jatibaru, Bungaraya.

Bupati Siak Alfedri yang bertindak sebagai inspektur upacara terlihat mengenakan sarung warna putih.

Menurut Alfedri, santri memiliki potensi yang besar menjadi agen perubahan masyarakat selepas menempuh pendidikan di pondok pesantren.

Untuk itu, kata dia, sebagai lembaga pendidikan para santri, pondok pesantren harus di dukung eksistensinya agar terus berkontribusi positif bagi kemajuan daerah.

"Santri memiliki potensi besar menjadi agen perubahan dalam memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan bangsa. Semangat belajar dan berjuang para santri juga telah membawa kemajuan dan keberkahan dalam hidup," kata Alfedri, Senin (23/10).

Alfedri mengatakan, santri memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pada masa penjajahan, santri berperan penting dalam menyebarkan semangat nasionalisme dan melawan penjajah.

Selain itu, lanjutnya, santri juga memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa dan berkontribusi dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial.

"Kami berharap, santri dapat terus meningkatkan kualitas diri dan ilmu pengetahuannya, sehingga dapat menjadi pemimpin masa depan yang berdaya saing," ujar Ketua PAN Riau ini.