Medan, elaeis.co - Harga kelapa sawit di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengalami penurunan cukup besar Minggu ini. Harga ini anjlok disinyalir lantaran kebijakan pemerintah yang mengharuskan ekspor CPO melalui satu pintu yakni lewat PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).

Berdasarkan data Dinas Perkebunan Sumur, untuk harga sawit plasma mengalami penurunan hingga Rp649,80/kg dari periode lalu. Sehingga harga sawit plasma di beli Rp3.252,89/kg. Padahal harga periode sebelumnya, masih bertengger diangka Rp3.902,70/kg.

"Ini dampak dari lahirnya Peraturan Presiden terkait ekspor melalui satu pintu BUMN itu. Seharusnya pemerintah juga bijak untuk menahan laju penurunan harga TBS di tingkat petani," cetus Ketua Apkasindo Sumut, Gus Dalhari Harahap kepada elaeis.co, Senin (1/6).

Akibat rancangan regulasi itu, harga CPO yang menjadi patokan perhitungan harga, pekan ini terjun bebas. Harga CPO Minggu ini hanya sebesar Rp12.379,60. Sementara Minggu kemarin masih Rp15.289,33/kg. 

Begitu juga dengan harga inti sawit atau kernel. Minggu ini hanya dibeli Rp13.975,00. Sedangkan Minggu sebelumnya Rp14.803,00/kg.

Bukan hanya pada sawit plasma saja, hal serupa juga terjadi pada harga kelapa sawit swadaya. Minggu ini rata-rata dibeli sebesar Rp3.000/kg hingga Rp3.340/kg.

"Kita berharap ada terobosan untuk kembali memulihkan harga TBS petani sawit, meski regulasi baru tersebut di jalankan," tandasnya.