Padang, elaeis.co - Harga kelapa sawit di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), dinilai selalu berada di bawah harga kabupaten lain di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Kenapa?
Terdapat beberapa faktor yang diduga menjadi penyebabnya. Menurut anggota DPRD Pessel, Novermal, di antaranya
akibat kurangnya pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah itu. Hingga saat ini hanya 5 PKS yang beroperasi di Pessel.
"Pengaruh lain yakni akibat rendemen TBS kebun yang belum dihitung. Yakni di wilayah Surantih sampai Lunang Silaut tidak pernah dihitung sebagai dasar penetapan harga," terangnya kepada elaeis.co, Kamis (5/10).
Tak hanya itu, belum dimasukkannya harga cangkang juga menjadi penyebab rendahnya harga TBS tersebut. Apalagi biaya langsung dan tidak langsung yang tidak pernah diaudit.
"Di Pessel juga belum ada Tim Penetapan Harga yang dibentuk Pemda Pessel, seperti Tim Penetapan Harga yang dibentuk Pemprov Sumbar untuk kebun plasma dan mitra," katanya.
Untuk diketahui, saat ini harga kelapa sawit di Pessel hanya berkisar Rp1.800-Rp2.040/kg. Padahal di kabupaten lain seperti Sijunjung harganya sudah Rp2.200/kg.
Terlebih lagi jika dibandingkan dengan harga penetapan, maka akan berselisih cukup jauh. Di mana harga penetapan pekan ini sebesar Rp2.483/kg.
Diceritakan Novermal, di Pessel ada 41 ribu hektar kebun swadaya atau kebun rakyat, dan 36 ribu hektar kebun perusahaan/HGU. Kini baru ada 5 pabrik, yaitu 2 pabrik milik Kemilau Grup dan 3 milik Incasri Raya Grup.
"Khusus hamparan Surantih sampai Air Haji seluas 10 ribu hektar belum ada pabrik. Ada 1 izin yang sudah diterbitkan Pemda Pessel, tapi sampai kini pabriknya tidak dibangun-bangun," terangnya.
Kemudian, lanjutnya, dari luasan kebun swadaya tadi diperkirakan seperempat masyarakat Pessel hidup di sektor perkebunan kelapa sawit. Untuk itu, menurutnya, jika harga TBS kebun swadaya ditetapkan proporsional, yaitu sesuai dengan rendemen dan komponen dasar penetapan harga lainnya, maka persoalan ekonomi Pessel sudah tertangani 25 persen.
"Kita berharap semoga Pemda Pessel berupaya bagaimana harga TBS kepala sawit kebun swadaya Pessel sama pula dengan harga TBS Sijunjung. Jangan ada lagi TBS Pessel merantau ke Sijunjung," pintanya.
Harga Sawit di Pessel Selalu Rendah, Ini Daftar Panjang Penyebabnya
Diskusi pembaca untuk berita ini