Jakarta, elaeis.co - Harga minyak sawit mentah (CPO) kemungkinan akan bertahan di atas 4.000 Ringgit Malaysia per ton hingga kuartal pertama tahun 2023.
Hong Leong Investment Bank Bhd (HLIB) mengatakan bertahannya harga karena didukung oleh pasokan jangka pendek dan daya saing harga kelapa sawit di pasaran.
HLIB mempertahankan asumsi bahwa harga CPO pada 2023-2024 sebesar 4,000-3,800 Ringgit Malaysia per ton.
Kekurangan tenaga kerja asing di Malaysia juga mendorong bertahannya harga CPO tahun depan.
Hingga kini, jumlah kedatangan pekerja asing baru 98.000, atau masih jauh dari target kekurangan tenaga kerja sebanyak 1,3 juta.
"Kedatangan pekerja asing mulai mendapatkan daya tarik dalam beberapa bulan terakhir," kata perusahaan tersebut dikutip dari New Straits Times, Sabtu (24/12).
“Ini harus terus ditingkatkan hingga 2023. Apalagi Indonesia telah mencabut larangan ekspor. Sementara Bangladesh telah setuju untuk mengirim 500.000 tenaga kerja selama tiga tahun ke depan,” tambahnya.
HLIB Ramal Harga CPO Tetap Moncer Tahun Depan
Diskusi pembaca untuk berita ini