Jakarta, elaeis.co - Ketua Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Muhammad Yusuf Ateh menyebut telah menyelesaikan laporannya yakni audit kebun kelapa sawit di Indonesia. Audit tersebut diakuinya telah diserahkan kepada Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan.
Langkah ini sebelumnya diambil pemerintah guna memperbaiki tata kelola perkebunan kelapa sawit di Indonesia.
Menurut Sekretaris Jenderal Serikat petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto, hasil audit tersebut sangat perlu dibuka di depan publik. Sebab masyarakat khususnya para petani kelapa sawit membutuhkan informasi tentu terkait perkebunan kelapa sawit di Indonesia.
"Sangat perlu, agar temuan temuan yang ada perlu dipikirkan bersama mencari solusi. Sebab solusi bukan oleh Luhut tapi oleh pihak yang terdampak," jelasnya kepada elaeis.co, Jumat (3/2).
Diketahui, sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa ditemukan ada beberapa ratus ribu hektar kebun kelapa sawit tidak jelas surat-suratnya, masuk hutan lindung dan lain sebagainya.
SPKS Minta Hasil Audit BPKP Dibuka ke Publik
Diskusi pembaca untuk berita ini