Harga Referensi
Sorotan terbaru dari Tag # Harga Referensi
Ekspor Produk Sawit Dongkrak Penerimaan Kepabeanan di Sumut
Hingga akhir Mei 2025, realisasi penerimaan pajak di Sumut telah mencapai Rp7,3 triliun. Selain itu, penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai juga menunjukkan angka signifikan, yakni Rp1,45 triliun, dengan beberapa komponen utama yakni Bea Masuk sebesar Rp269,73 miliar, Bea Keluar Rp1,01 triliun, dan Cukai Rp169,09 miliar.
Diborong India, Juli 2025 Harga Referensi CPO Indonesia Naik
Harga Referensi (HR) Crude Palm Oil (CPO) Indonesia kembali naik. Menteri Perdagangan menetapkan HR CPO sebesar USD 877,89 per metrik ton (MT) untuk periode 1–31 Juli 2025. Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Isy Karim
Harga Referensi CPO Mei 2025 Turun, ini Penyebabnya
Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BLU BPDPKS) periode Mei 2025 adalah sebesar USD 924,46/MT. HR yang dikenal sebagai Pungutan Ekspor (PE) ini turun sebesar USD 37,07 atau 3,86 persen dari periode April 2025 yang tercatat sebesar USD 961,54/MT.
Thailand Larang Sementara Ekspor, Harga Referensi CPO Indonesia Naik
Menteri Perdagangan menetapkan, pada periode Desember 2024, Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (tarif BLU BPDPKS) sebesar USD 1.071,67/MT.
Periode November 2024, Harga Referensi CPO Menguat 7,65 Persen
Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) untuk bea keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BLU BPDPKS), atau pungutan ekspor (PE), periode November 2024 sebesar USD 961,97/metric ton (MT). Naik USD 68,32 atau 7,65% dari periode bulan sebelumnya senilai USD 893,64/MT.
Periode Oktober 2024, Harga Referensi CPO Menguat
Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (tarif BLU BPDPKS), atau dikenal sebagai Pungutan Ekspor (PE), periode 1-31 Oktober 2024 adalah sebesar USD 893,64/MT. Nilai ini meningkat sebesar USD 54,11 atau 6,45 persen dari periode September 2024 yang tercatat sebesar USD 839,53/MT.
Tiga Bursa Ini yang Pengaruhi Besaran Penetapan Harga Referensi CPO Periode September 2024
Nah, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 46 Tahun 2022, Isy Karim menyebutkan ada langkah yang harus diambil bila terdapat perbedaan harga rata-rata pada tiga sumber harga tersebut sebesar lebih dari USD 40 per MT.
Naik 2,32 Persen Harga Referensi CPO untuk Periode September 2024
Isy Karim selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Daglu Kemendag menjelaskan, harga referensi tersebut digunakan untuk penetapan bea keluar (BK) dan pungutan ekspor (PE) CPO itu sendiri.
Harga Referensi CPO Agustus 2024 Naik 2,42 Persen
Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) atau dikenal sebagai Pungutan Ekspor (PE) periode 1-31 Agustus 2024 sebesar USD 820,11 per ton.
Harga Referensi CPO Juli 2024 Menguat, ini Pemicunya
Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BLU BPDPKS) atau dikenal sebagai Pungutan Ekspor (PE) untuk periode Juli 2024 sebesar USD 800,75/MT.