Jakarta, elaeis.co – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) terus memperkuat transformasi bisnis berkelanjutan dengan menggandeng Konsorsium Korea untuk mengembangkan energi hijau berbasis biomassa sawit.
Kerja sama ini membuka peluang besar bagi pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi sekaligus mendukung agenda transisi energi dan hilirisasi industri nasional.
Penjajakan kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan bisnis yang berlangsung di Jakarta dan dihadiri jajaran manajemen kedua belah pihak.
Dari pihak Agrinas Palma Nusantara, pertemuan dipimpin langsung oleh Direktur Utama Mohammad Abdul Ghani, didampingi Direktur Operasional Tuhu Bangun serta Direktur Bisnis Nurhidayat.
Sementara itu, pihak mitra diwakili President Director PT Astrum Dunia Inovasi Park Geoungduk, President Director Hwasung Tech-Win Co., Ltd. Lim Daetaeg, serta President Director PT Siborong Nusa Gemilang Tommy Julius R.L.
Salah satu fokus utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit atau Empty Fruit Bunch (EFB).
Selama ini, limbah sawit tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk-produk ramah lingkungan yang memiliki nilai tambah tinggi.
Melalui dukungan teknologi dari Korea Selatan, biomassa sawit tersebut dapat diubah menjadi biochar, biopellet, pupuk berbasis karbon, hingga biodiesel.
Produk-produk tersebut memiliki prospek pasar yang menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan global terhadap energi terbarukan dan bahan baku rendah emisi.
Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara, Mohammad Abdul Ghani, mengatakan pengembangan energi hijau berbasis biomassa merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan.
“Pengembangan energi hijau dan pemanfaatan biomassa merupakan bagian dari upaya Agrinas Palma untuk menciptakan bisnis yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Ghani dalam keterangan resmi, Kamis (18/6).
Menurutnya, kehadiran mitra dari Korea Selatan diharapkan mampu mempercepat transformasi Agrinas Palma menjadi perusahaan agroindustri modern yang memiliki daya saing global.
Agrinas Palma Gandeng Konsorsium Korea, Limbah Sawit Bakal Disulap Jadi Energi Hijau Bernilai Fantastis
Diskusi pembaca untuk berita ini