Bengkulu, elaeis.co - Pemerintah Provinsi Bengkulu meminta agar Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) membangun pabrik minyak goreng di daerah tersebut.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, kebutuhan pabrik minyak goreng sangat mendesak untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan di Provinsi Bengkulu.

"Kami saat ini menghadapi kendala serius karena tidak memiliki pabrik minyak goreng. Banyak CPO berkualitas tinggi dari sini harus dijual ke luar daerah untuk diproses menjadi minyak goreng," kata Isnan, kemarin.

Menurut Isnan, pembangunan pabrik minyak goreng akan memberikan banyak manfaat bagi daerah. Selain menciptakan lapangan kerja lokal, juga akan meningkatkan pendapatan petani sawit, serta memperkuat kemandirian pangan di Provinsi Bengkulu.

"Banyak manfaat dari pembangunan pabrik minyak goreng, makanya kami minta agar pabrik minyak goreng ada di Bengkulu," kata dia.

Isnan mengatakan, sejumlah pemangku kepentingan di Bengkulu, seperti petani kelapa sawit dan pelaku usaha juga mendukung terhadap pembangunan pabrik minyak goreng. Bahkan sejak tahun 2022 lalu rencana pembangunan pabrik minyak goreng sudah digaungkan, namun hingga tahun 2023 ini belum juga terealisasi.

"Kami berharap pabrik minyak goreng ini  secepatnya bisa terealisasi. Karena ini merupakan langkah positif yang akan membantu petani sawit," tuturnya.