Siak, elaeis.co - Sejumlah warga Desa Temusai di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak akan melaporkan dugaan tindak pidana penyerobotan lahan yang dilakukan Ardi Sembiring.
Salah satu warga, Anto, mengaku dalam waktu dekat dirinya dan sejumlah warga akan membikin laporan ke Polda Riau karena lahannya yang terletak di Desa Muara Dua, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis diduga diserobot Ardi.
"Kami sudah menguasai dan beraktivitas dilahan itu jauh sebelum pemekaran tapal batas. Namun berjalannya waktu, lahan yang kami sudah steking dan ditanami sawit, diklaim tanpa menunjukan legalitas dan hanya berdasarkan kelompok tani yang dibuat oleh yang bersangkutan. Untuk itu, agar kami tidak bentrok fisik, maka kami terpaksa pakai jalur hukum, karena negara kita negara hukum," ungkap Anto kepada wartawan, Minggu (5/7).
Anto mengatakan lahan di areal itu sebelum ada tapal batas yang ditetapkan Kemendagri tahun 2018, lahan itu sudah di kuasai oleh masyarakat Desa Temusai atau warga Kabupaten Siak, yang dimana sebelum masuk Desa Muara Dua, lahan itu masuk wilayah Desa Temusai atau pemekaran dari Desa Perincit yang dulunya Desa Perincit masukan Kabupaten Bengkalis.
"Jadi, sejarah lahan dan kampung kami jelas, kalau tidak percaya silahkan cek peta Kampung kami di kantor Desa Temusai," ujarnya
Bagaimana pun, lanjutnya, sebagian masyarakat Desa Temusai sudah melakukan pengharapan lahan sejak 2008 sampai sekarang. Namun karena pemekaran daerah, sekarang daerah itu masuk ke wilayah Desa Muara Dua dan banyak menimbulkan permasalahan disana.
"Untuk itu, agar mereka tidak semena-mena mengklaim lahan yang sudah kita tanam tanpa menunjukkan legalitas serta putusan pengadilan, maka wajib untuk diselesaikan secara hukum, " tegasnya.
Anto juga mengatakan bahwa Ardi Sembiring juga pernah melontarkan bahasa dengan nada ancaman. Menurut Anto, nada yang dilontarkan Ardi terkesan kebal hukum.
"Dia bilang akan menunjukan taringnya mana yang lebih kuat. Selain itu, dia juga siap mau di bawa keranah hukum, bahkan dirinya mengaku bila dirinya bertindak, bukan saja lahan saya yang diambilnya, tapi semua lahan masyarakat Temusai yang sepadan dengannya juga bakal diambilnya. Begitu katanya ke saya," ujar Anto.
Lahan yang Ditanami Sawit Kena Jarah Bang Jago, Warga Temusai Siak Berontak, Bakal Tempuh Jalur Hukum
Diskusi pembaca untuk berita ini