Aspek ramah lingkungan menjadi fokus penting. Kilang dilengkapi instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan hemat energi, dan sistem manajemen air untuk meminimalkan dampak operasional terhadap lingkungan sekitar.
Menurut Azlan Adnan, Managing Director Bisnis Tropical Oil Cargill, fasilitas ini memperkuat rantai pasok perusahaan dari hulu ke hilir, memastikan ketertelusuran dan keberlanjutan lebih baik, serta mampu memenuhi permintaan global yang terus meningkat.
Selain operasional bisnis, Cargill juga menyoroti tanggung jawab sosial dengan berbagai program pengembangan masyarakat lokal. Salah satunya adalah Program Kesehatan Keluarga dan Kesadaran Lingkungan di Desa Srengsem, Lampung.
Langkah ini dinilai sejalan dengan strategi perusahaan membangun pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Dengan kilang baru ini, Cargill siap memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting dalam pasar minyak sawit global sekaligus mendukung ekonomi lokal Lampung melalui investasi yang masif dan berkelanjutan.
Cargill Resmikan Kilang Sawit Rp3,2T di Lampung, Siap Penuhi Pasar Global
Diskusi pembaca untuk berita ini