Bisnis 
Curhat Petani Sawit

Harga TBS di Daerah ini Terus Merosot Setiap Hari

Harga TBS di Daerah ini Terus Merosot Setiap Hari
Ketua APKASINDO Subulussalam, Ir Netap Ginting. (Foto Dok. Pribadi)

Banda Aceh, elaeis.co - Dari hari ke hari bukan kabar baik yang diterima para petani sawit swadaya di Kotamadya Subulussalam dan Kabupaten Singkil, Provinsi  Aceh.

Setiap hari selalu muncul pemberitahuan dari pihak perusahaan kelapa sawit (PKS) kalau harga pembelian tandan buah segar (TBS) mengalami penurunan.

Ir Netap Ginting, petani sawit swadaya dari Kotamadya Subulussalam, kepada elaeis.co, Sabtu (14/5/2022), mencontohkan informasi harga TBS dari satu perusahaan yang terus turun mulai dari Rp 50 sampai Rp 100 per kilogram.

"Harga TBS di PT Bangun Sempurna Lestari (BSL) terus turun," kata Ketua DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Subulussalam ini.

Tanggal 10 Mei, kata dia, harga TBS di PT BSL turun Rp 50 menjadi Rp 2.100/kg, tanggal 11 Mei turun Rp 50 lagi menjadi Rp 2.050, dan pada hari Jumat (13/5/2022) turun Rp 100 menjadi Rp 1.950/kg.

Nilai penurunan yang sama juga terjadi PKS lainnya. Di PT Runding Putra Persada (RPP) harga pembelian TBS Rp 2.120, PT Nafasindo Rp 2.080,  PT Singkil Sejahtera Makmur (SSM) Rp 1,935, PT Ensem Lestari Rp 1.935.

Lalu harga TBS di PT Perkebunan Lembah Bhakti (PLB) 1 mulai 14 Mei Rp 1.955, di PT PLB 2 dari semula Rp 2.010 turun menjadi Rp 1.970.

PT PLB 1 dan 2 adalah anak usaha dari PT Astra Agro Lestari  (AAL), salah satu konglomerasi sawit nasional.

Editor: Hendrik Hutabarat