Kutim, elaeis.co - Pemerintah Kutai Timur (Kutim) Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini membuka tangan untuk para investor yang hendak berusaha dalan membangun pabrik minyak goreng (Pamigo) dan Biodiesel di wilayahnya. Wilayah ini dinilai siap untuk memenuhi bahan baku lantaran memiliki tutupan kelapa sawit hingga 500.000 hektar.

Anggaran yang diperkirakan untuk pembangunan pamigo dan biodesel itu mencapai Rp3 triliun. Dimana diharapkan hadirnya pusat hilirisasi kelapa sawit ini diharapkan dapat mengangkat kesejahteraan petani kelapa sawit di Kutim khususnya.

Target Pemkab Kutim itu mendapat sambutan hangat dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kaltim. Dimana langkah ini dinilai terobosan cerdas untuk mengangkat petani kelapa sawit.

"Kutim menjadi salah satu wilayah sentral kelapa sawit di Kaltim. Jadi wilayah ini sangat cocok untuk dihadirkan pabrik minyak goreng dan biodiesel tersebut," Ujar Sekretaris Apkasindo Kaltim, Daru Widiyatmoko saat berbincang dengan elaeis.co, Selasa (30/6).

Kata Daru banyak dampak positif yang akan lahir dengan didirikannya pamigo tadi. Selain dapat memenuhi kebutuhan minyak goreng dan menekan harga di Kaltim, terutama di Kutim, pabrik tersebut juga dapat memberikan kepastian penyerapan TBS kelapa sawit milik petani.

Jika serapan hasil produksi kebun maksimal, otomatis harga kelapa sawit juga akan meningkat. Dengan begitu, kesejahteraan semakin terjamin.

"Kalau petani sejahtera, daerah tentu akan lebih maju. Bisa jadi kebun kelapa sawit di Kaltim jiga akan semakin luas," tandasnya.