Jakarta, elaeis.co - Tak ada kata berhenti bagi Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk terus mempromosikan beragam produk inovatif berbahan kelapa sawit berskala usaha kecil dan menengah (UKM).

Yang terbaru adalah upaya promosi yang dilakukan BPDPKS di ajang  Indonesian Maju Expo dan Forum   2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Center., mulai Kamis-Minggu (4-7/7/2024).

Ajang akbar tersebut diikuti oleh 100 peserta yang berasal  dari berbagai sektor dari kementerian, lembaga pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), swasta, lembaga non pemerintah, asosiasi, serta pelaku UKMK.

Semua itu diungkapkan oleh Kepala Divisi Usaha Kecil, Menengah, dan Koperasi (UKMK) BPDPKS, Helmi Muhansyah, dalam keterangan resmi. Kepada elaeis.co, Kamis malam.

Baca juga: Didukung BPDPKS, 30 Petani Sawit Siak Dilatih LPP Agro Nusantara

Kata dia, kegiatan yang dilakukan di both milik BPDPKS berupa kampanye positif sawit, display beragam produk turunan sawit,poster program-program BPDPKS serta game terkait sawit. 

"Produk-produk UKMK sawit yang ditampilkan antara lain sabun cuci tangan sawit, minuman tradisional dengan krimer sawit, helm sepeda sawit," kata dia.

"Lalu ada juga helm motor dari sawit, serta sandal dan sepatu berbahan sawit dan bergam kerajinan berbahan lidi sawit," tutur Helmi Muhansyah lebih lanjut.

Ia menjelaskan, ajang Indonesian Maju Expo dan Forum 2024  diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum.

"Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk mendukung produk lokal serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)," ucap Helmi Muhansyah. 

Baca juga: Lokakarya UMKM Lidi Sawit BPDPKS dan Aspek-PIR Indonesia di Kisaran Bikin Petani Tersenyum

Kata dia, pameran ini juga untuk membuka akses serta sarana promosi potensi ekonomi, sosial budaya yang dimiliki Indonesia dan mendorong iklim ekspor.

Helmi Muhansyah menyampaikan  keikutsertaan BPDPKS dalam kegiatan tersebut adalah dalam rangka  mengampanyekan kebaikan-kebaikan sawit serta memperkenalkan kepada masyarakat berbagai program BPDPKS.

"Termasuk dengan menunjukkan  berbagai produk yang dihasilkan dari kelapa sawit dan turunannya yang dapat dilakukan oleh UKMK," ucapnya.

“Keikutsertaan dalam pameran adalah sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan produk-produk UKMK sawit yang dihasilkan oleh mitra-mitra BPDPKS," ia menambahkan.

Dengan demikian, kata Helmi, diharapkan produk dari UKM berbasis kelapa sawit semakin dikenal oleh masyarakat.

Ia mengungkapkan, selama acara berlangsung, booth BPDPKS menarik banyak perhatian pengunjung, termasuk sejumlah pejabat dari lintas kementerian.

Baca juga: Dorong Hilirisasi, BPDPKS Terus Dukung Eksistensi UKMK Sawit

Misalnya dikunjungi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Sekretariat Jenderal (Sekjen) Kemdagri, Tomsi Tohir, serta Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto S Ginting.

Saat berkunjung, Plt Sekjen Kemdagri mendapatkan penjelasan tentang produk turunan kelapa sawit yang dapat diusahakan dalam skala UKM yaitu helm proyek dari tandan kosong (tankos) kelapa sawit.

Helmi bilang helm sawit itu telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) serta turut mengampanyekan kebaikan sawit dengan maskot sawit baik yakni boneka Sasa.  

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN mendapatkan penjelasan tentang berbagai Upaya BPDPKS dalam membangun UKM sawit. 
 
"Termasuk diberikan penjelasan  salah satu produk minuman tradisional dengan krimer sawit," beber Helmi Muhansyah. 

Pada kesempatan tersebut, ucap Helmi, Staf ahli BUMN membuka peluang kolaborasi bagi UKM sawit mitra BPDPKS untuk masuk dalam ekosistem pasar digital (PADI) Kementerian BUMN. 

"Pasar Digital (PADI) UMKM merupakan marketplace untuk menjadi solusi bisnis bagi UMKM, BUMN, swasta dan pemerintah," tegas Helmi mengutip pernyataan Loto S Ginting.