Saking pentingnya acara itu kata Ketua Umum DPP Apkasindo, Dr. Gulat Medali Emas Manurung, sedari pagi para petani sudah siap-siap untuk menonton acara yang konon juga akan tayang di kanal youtube itu.
"Ribuan petani kami sudah siap untuk hadir. Petani sangat antusias ingin ikut mendengar arahan dari Bu Menteri LHK," ujar Gulat.
Petani ingin bertanya kelanjutan PSR mereka yang sudah 2 tahun tertunda lantaran lahannya dikalim kawasan hutan. Padahal ada yang sudah bersertifikat dan ada juga yang masih surat Kepala Desa meski sawitnya sudah berumur di atas 25 tahun," tambahnya.
Bagi Ketua DPW Apkasindo Sulawesi Selatan (Sulsel) Dr. Badaruddin Puang Sabang, saking pentingnya acara itu, mestinya tidak digelar secara online, tapi offline. Tatap muka. "Biar langsung ketemu wajah. Saya mewakili anggota saya, ingin bertanya langsung soal lahan petani saya yang tak kunjung bisa ikut PSR lantaran kawasan hutan itu," katanya.
Albet Yoku, Ketua DPW Apkasindo Papua juga mengatakan yang sama. "Kenapa harus zoom? jauh lebih efektif dilakukan secara offline, biar bisa berdialog dan mencari solusi langsung. Kami juga banyak sekali masalah tentang kawasan hutan ini. Asal tahu saja, kami tidak makan hutan, tapi kami butuh biaya hidup dari sawit yang lebih masuk akal untuk masyarakat Papua," tegasnya.
Hari Ini Ribuan Orang Diundang Ketemu Online. Batal. Ada Apakah?
Diskusi pembaca untuk berita ini