Sebagai informasi, keberadaan Delima Hasri di Washington DC juga sebagai upaya pendampingan dan pemberangkatan dua penggiat sawit dari Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, serta dari Cibinong, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Kedua orang itu yakni Hendra Darmawan yang merupakan penggiat Rumah Tamadun binaan Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE) dan satu peneliti kelapa sawit dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) l, Dr Iwan Hermawan.

Delima Hasri bilang Rumah Tamadun binaan SAMADE akan turut menampilkan berbagai kerajinan berbahan lidi sawit di acara Indonesia Festival.

Acara tersebut, ujarnya, akan diadakan di jantung kota Washington DC yaitu di sepanjang jalan Pennsylvania Avenue, persisnya di depan Capitol Hill . 

"Acara ini akan dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, dan diprediksi dikunjungi oleh 35.000 pengunjung," kata dia. 

GPPI, ucapnya, akan membuka 3 booth  terdiri dari booth GPPI yang menampilkan produk UMKM sawit, kopi, teh , kako  dan produk perkebunan UMKM binaan GPPI.

Kemudian booth SAMADE yang akan menampilkan produk Rumah Tamadun yaitu UMKM yang mengolah limbah sawit terutama lidi dan serat dari tandan kosong (tankos) sawit menjadi produk handycrafts seperti piring ,tas, tempat tisu.