Bengkulu, elaeis.co – Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026 di Bengkulu resmi ditutup.
Kegiatan yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi pekebun dalam mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang lebih baik, produktif, dan berkelanjutan.
Salah satu peserta, Selamat L.O. Sihotang, mengatakan kegiatan tersebut sangat memberikan ruang baginya dan peserta lainnya untuk berdiskusi secara langsung dengan para narasumber mengenai berbagai persoalan yang dihadapi di kebun.
“Saya sangat senang dapat mengikuti pelatihan ini. Kami banyak berdiskusi dengan para narasumber dan dapat menanyakan langsung apa yang menjadi permasalahan di kebun kami. Semoga tahun depan kita semua dapat mengikuti pelatihan lagi,” ujarnya, Senin (24/8).
Apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan juga disampaikan Kepala Bidang Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah, Silvia Atmareta, STP.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi peningkatan kapasitas pekebun di Bengkulu Tengah, terlebih pelatihan serupa dinilai sangat dibutuhkan oleh para petani di daerah.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Mungkin untuk Bengkulu Tengah ini merupakan yang pertama kali, dan ternyata kegiatan seperti ini memang sangat diperlukan oleh para petani yang ada di daerah. Semoga tahun depan kita bisa mendapatkan kegiatan seperti ini lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Khairah, SP., MP, berharap pengetahuan yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata untuk mendorong perbaikan pengelolaan kebun dan peningkatan produktivitas.
“Dengan adanya pelatihan seperti ini, kami berharap kebun petani yang ada di Bengkulu Tengah akan semakin bagus dan dapat meningkatkan produktivitas tanaman,” katanya.
Senada, Direktur Utama DGL Learning Institute, M. Gema Aliza Putra juga berharap seluruh pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat terus diterapkan setelah pelatihan berakhir.
Kolaborasi BPDP, Ditjenbun dan DGL Sukses di Bengkulu
Diskusi pembaca untuk berita ini