Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalbar, Muhammad Munsif, mengapresiasi perusahaan yang terlibat dalam kolaborasi perawatan jalan tersebut. Berbagai dinas di tingkat provinsi maupun kecamatan sebagai pembina perusahaan, mulai dari Dinas Perkebunan, Dinas PUPR, Dinas ESDM, hingga KLHK, juga termasuk aparat keamanan, ikut terlibat.

“Semangat kolaborasinya seperti itu,” tuturnya.

Dia mengatkan, dalam berbagai kesempatan Gubernur Kalbar menyampaikan bahwa pembangunan jalan merupakan salah satu prioritas. Namun, pembangunannya akan memakan waktu yang lama jika hanya mengandalkan APBD yang terbatas. 

"Pelibatan pihak swasta sangat diperlukan guna kepentingan bersama," tukasnya.

Perawatan jalan yang dilakukan, bukanlah jalan yang beraspal, melainkan jalan tanah yang dikeraskan. Minimal, jalur tersebut bisa berfungsi dengan baik untuk kepentingan lalu lintas.

“Mudah-mudahan dengan usaha ini, titik-titik yang ada kerusakannya bisa dinormalkan kembali,” tutupnya.